Google Web Toolkit adalah framework yang ditawarkan Google untuk membuat aplikasi AJAX. Saya menggunakan framework ini dalam mengerjakan proyek sepanjang satu semester lalu di mata kuliah Proyek Perangkat Lunak (PPL).

Secara umum, kelebihan yang ditawarkan GWT ini yang dapat saya eksplorasi antara lain:

  • Anda dapat mengkode aplikasi AJAX dalam Java (yang tentunya lebih mudah dibanding JavaScript^^). Nanti compiler akan mengoversi client-side code ke dalam JavaScript. Sedangkan server-side code tetap dijalankan dalam kode biner Java.
  • Banyak kelas primitif yang disediakan (kelas Widget dan Panel) untuk membuat user interface. Nanti compiler akan mengonversi secara dinamis ke dalam tag-tag HTML. Mudah berkomunikasi client-server dengan mekanisme Remote Procedure Call (RPC) dengan fasilitas “GWT-RPC Service”. Anda tetap dapat menulis kode secara native untuk HTML, JavaScript, submit form, dsb.

Namun ada juga kekurangannya, yaitu:

  • Jika menggunakan Netbeans IDE, anda dapat menggunakan plugin GWT4NB untuk memudahkan membangun aplikasi dengan framework GWT. Tetapi, GWT4NB ini masih Beta Version sehingga terdapat bug-bug yang mengganggu.
  • Aplikasi yang dihasilkan relatif besar ukurannya.

Berikut ini ada beberapa panduan untuk mempermudah Anda jika ingin melakukan eksplorasi GWT.

Sekian dulu, semoga bermanfaat 🙂