obamasiteAda beberapa hal menarik dari perhelatan demokrasi di Amerikas Serikat baru-baru ini, yaitu pemilu Obama vs McCain. Ketiga hal ini memberi gambaran tentang sesuatu yang disebut government 2.0, dan bahkan bisa digunakan dalam praktek bisnis.

Pertama, gunakan social media secara serius. Mungkin selama ini social media seperti jejaring sosial, web, forum, tidak pernah digunakan secara serius. Mungkin hanya untuk “say hi” atau nyampah. Jika ada penarikan masukan terkait sesuatu, biasanya tidak diberi tanggapan secara serius dan tidak benar-benar bisa merubah kebijakan.

Saatnya Baca entri selengkapnya »

[Tulisan ini kelamaan di draft sejak 30 Maret 2008, mungkin karena saya terlalu sibuk dengan tugas-tugas kuliah. Akhirnya bisa di-publish juga…]

Pemerintah akan (atau mungkin sedang) memblokir situs-situs dengan konten negatif, seperti pornografi, kekerasan, dan penghinaan SARA. Ini merupakan bagian dari relisasi UU Informasi dan Transaksi Elektronik yang baru lahir. Saya sangat sepakat dengan tindakan pemerintah ini, mengingat besar dan luasnya dampak kerusakan yang diakibatkan oleh hal terebut.

Namun, ternyata masih banyak suara-suara tidak sepakat dari berbagai pihak, terutama terkait konten pornografi (pantas saja RUU APP gak kelar-kelar ^^). Biasanya mereka beragumen dengan hal-hal semacam ini Baca entri selengkapnya »

“Fitna”, Film Fitnah

Maret 31, 2008

Hari Kamis, 27 Maret yang lalu, film “Fitna” yang dibuat oleh Geert Wilders, tokoh anti-Islam dan juga anggota parlemen Belanda tersebut, resmi ditayangkan di situs LiveLeak.com.

Umat Islam pantas marah dan geram atas ditayangkannya film tersebut. Pasalnya, film tersebut berisi hinaan terhadap Alquran dan Rasulullah SAW. Dia menafsirkan Alquran sekehendak hatinya dengan mengait-kaitkannya dengan peristiwa pemboman yang terjadi di WTC dan beberapa negara Eropa.

Selain itu, dia menampilkan potongan-potongan Baca entri selengkapnya »

Bukan, bukan, ini bukan film review apalagi book review. Hanya ingin berbagi pandangan tentang fenomena AAC di negeri ini.

Sungguh menakjubkan apa yang telah dicapai AAC dan pengaruhnya bagi masyarakat umum, mulai dari novel, dibuatkan lagu (soundtrack filmnya), sampai dibuatkan filmnya.

Lihatlah bagaimana novel dan filmnya mempengaruhi obrolan orang-orang di sekitar kita, cara mereka bercanda, mempengaruhi pandangan mereka tentang Islam, tentang keteladanan (seorang Fahri), tentang toleransi antarumat beragama, semangat berjilbab, dan bahkan membuka mata para “aktivis” bidang perfilman bahwa film yang dapat ditonton orang Indonesia ternyata bukan hanya film tentang cinta remaja, hedonisme, dan film setan saja Baca entri selengkapnya »

 

Mungkin ada sebagian dari Anda yang belum mengetahui, ada fasilitas baru di google yang menyediakan informasi trend kata apa yang paling banyak dimasukkan dalam mesin pencari milik mereka. Hasil penghitungannya, bahkan telah tersedia dalam kategori negara, kota dan bahasa.

Dari data inilah, sedikit banyak, kita bisa memperoleh informasi kira-kira pengguna internet di negara tertentu banyak mencari informasi kategori apa. Jika kita ketik kata “microsoft” misalnya, fasilitas google trends akan menampilkan negara pengguna internet terbanyak yang mencari kata itu adalah India. Di bawah India ada sekitar sembilang negara lain yang termasuk negara terbanyak yang memasukan asal kata microsoft, di mana hasil pencarian itu bisa dalam bentuk artikel, analisa, program, software dan semacamnya.

Yang unik, ketika kita memasukkan kata “sex”, ternyata jumlah netters terbanyak yang mencari kata itu dalam search engine google, adalah negara-negara Arab, dan menggunakan bahasa Arab. Setidaknya ada tujuh negara Arab yang termasuk dalam list 10 negara terbanyak mencari informasi yang berasal dari akar kata “sex”. Tentu saja, hal ini tidak otomatis menggambarkan bahwa para netters itu pasti mencari sesuatu yang negatif dari kata tersebut, karena ada banyak informasi yang bisa disajikan tentangnya.

Jika kita memasukkan kata “Islam”, ini juga unik tapi menyejukkan. Ternyata, jumlah pengguna media maya di seluruh dunia yang paling banyak mencari kata tersebut, adalah Indonesia. Di bawahnya, ada Malaysia, Pakistan, Maroko, Uni Emirat Arab, Mesir dan Turki. Lebih spesifik kota yang paling banyak mencari kata “Islam” dari seluruh kota di dunia, adalah Jakarta. Namun dalam lingkup Indonesia, propinsi yang paling banyak mencari kata tersebut adalah Yogyakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat, Jakarta, dan Sumatera.

Anda bisa mencoba melihat sendiri trend kata apa yang ingin Anda lihat perbandingan penggunaannya di media maya dengan mengunjungi http://www.google. Com/trends (na-str/albwb)

Pasted from <http://www.eramuslim.com/berita/int/7c03083133-google-trends-jakarta-terbanyak-memasukkan-kata-quotislam%EF%BF%BD-dalam-mesin-pencari.htm?rel>

Senin, 25 Juni 2007. 21:23 WIB

 

          Beberapa pekan yang lalu aku menyaksikan berita di TV. Isi beritanya adalah perayaan kelulusan anak-anak SMA dengan mencorat-coret (bekas) baju seragam mereka serta bergerombol dan berteriak-teriak di jalanan. Setidaknya itu yang aku lihat di layar TV. Pernah juga aku lihat anak-anak sekolah merayakan kelulusannya dengan beriring-iringan motor sambil berteriak-teriak sepanjang jalan. Beberapa hari yang lalu aku juga melihat di TV anak-anak SMP yang baru lulus melakukan hal sama yang sama.

          Yang seperti ini nampaknya sudah langganan terjadi setiap tahun. Yang aku pikirkan, apa yang ada di dalam hati mereka? Kalau mereka berhasil lulus dengan nilai baik, sepertinya yang seperti itu tidak cocok dikatakan bersyukur. Kalau nilai mereka jelek, tidak cocok juga kalau dikatakan mereka sedang bertaubat menyesali kelalaian mereka. Jadi, apa yang ada di hati mereka sebenarnya?