Pria Kesepian

Oktober 2, 2007

Kita adalah tim, bukan gerombolan. Orang dalam gerombolan hanya berani jika bersama-sama. Mereka baru berani beraksi kalau keroyokan, rame-rame. Tapi kalau sendirian, tidak berani.

Berbeda dengan tim. Orang dalam tim tidak harus selalu bekerja bersama-sama.  Bisa jadi mereka bekerja sendiri-sendiri, namun yang penting adalah setiap dari mereka merupakan bagian dari strategi.

Karena itu, bisa jadi setiap orang dari mereka sebagian besar waktunya dihabiskan dalam kesendirian. Hal ini biasanya menimbulkan rasa kesepian, sehingga dunia yang luas terasa sempit.

Obat penawar kesepian ini sebenarnya terletak pada visi dan tujuan mereka sendiri. Hal ini terangkum dengan baik dalam perkataan, “Bagaimana seseorang dapat merasa kesepian, jika begitu banyak yang sedang ia lakukan untuk orang lain.”

3 Responses to “Pria Kesepian”

  1. nisa Says:

    SuperMan is dead…
    Because,
    SuperTeam is come back…..

  2. Sundari Says:

    adit, i want to ask for ur last statement in this blog,OK?

    Thanks, Ai.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: