ITB Dahulu, Indonesia Sekarang

Juli 3, 2007

Bogor, Rabu 27 Juli 2007. 08:04

 

          Sekitar satu tahun yang lalu, dalam acara daurah khadam Gamais 06/07, akh Imanullah (kepala Gamais 03/04) pernah becerita begini. Ketika itu pak Hermawan K. Dipojono baru pulang dari studi S3-nya di Amerika. Beliau pernah berkata dalam salah satu ceramahnya di Mesjid Salman, bahwa ketika beliau masih kuliah, keadaan mesjid Salman sepi walaupun sudah masuk waktu shalat. Ketika adzan berkumandang, masih banyak mahasiswa yang duduk-duduk di boulevard. Korelasinya adalah, seperti yang bisa dilihat, seperti inilah keadaan Indonesia sekarang. Saat giliran kepemimpinan negeri ini berada di tangan mereka. Tapi sekarang, jika sudah masuk waktu shalat, mesjid Salman selalu ramai. Berarti cukup beralasan kalau kita berharap Indonesia akan jauh lebih baik kedepannya.

          Kawan, sadar atau tidak, kitalah yang menentukan wajah negeri ini di masa depan. Bagaimana kualitas pribadi-pribadi kita, begitulah kualitas negeri kita 20-30 tahun lagi. Karena kita, suka atau tidak suka, adalah kaum elit negeri ini yang disebut mahasiswa.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: